Kenapa semua berjalan begitu cepat
Berjalan begitu cepat tidak seperti yang
kusangka
Yang kusangka tak seperti yang aku
pikirkan
Yang tak aku pikirkan kenapa bisa terjadi
Dan yang terjadi seperti ini??
Membasuh senyum di wajah hanya sementara
Membekaskan luka di hati dalam waktu yang
lama
Meninggalkan kenangan yang ragu untuk
dikenang
Melupakan mimpi dan cita baru
Sudah mencapai titik jenuh ku merasa
Berbelas kasih dan berkasih sayang
Sebenarnya..
Perasaanku bukan alat tukar, bukan
sebagai batu loncatan
Perasaanku hanya kiasan untukmu
Tak akan nyata kembali sampai kapanpun
Sudah mencapai titik jenuh ku merasa
Sayu mata yang merengek padaku tentang
hal itu
Mengulang semua kata yang sama, keinginan
yang sama
Ambisi yang terlalu kuat egonya
Dan semua tak terlihat seperti tertutup
awan tebal
Matahari yang bersinar itu hanya dari
efek lampu pijar
Udara hangat yang menyapa ternyata dari
bara api yang belum sempat padam
Kenapa tak berpikir sejauh ini di balik
semua?
Ketika ku tersadar, seperti terjatuh dari
atap rumah tanpa alas jerami
Tak terlalu keras.
Hanya, benturan hebat yang kurasa sangat
tidak mengenakkan
Walau hanya luka memar tak perih
Tapi sangat linu, dan..
Seandainya kalian tahu
Sudah mencapai titik jenuh ku merasa


Tidak ada komentar:
Posting Komentar