Tahukah kau...seperti apakah bunga mawar
Bunga yang mekar saat musim yang tenang, tanpa badai tanpa gersang
Mawar...itu..
Mawar... bisa menjadi lambang kebahagiaan atau tanda duka
Kebahagiaan ketika mawar menjadi “saksi” seseorang yang menyatakan cinta, menjadi bunga yang paling istimewa dari seseorang yang dicinta, bahkan tidak hanya satu tangkai, bisa dua, tiga, lebih.. hanya sekedar untuk menyatakan sayang, sungguh terlihat anggun dan elegan
Duka...ketika mawar itu sebagai tabur di atas pijakan ini yang cukup satu kali dialami oleh tiap insan. Tak banyak yang mengharapkan, namun pasti akan terjadi atas kehendak Tuhan
Mawar itu...mahkotanya penuh warna. Kuncup pun cantik, mekar pun indah. Semerbak wanginya tak kan ada yang menyamai apalagi menyerupai.
Daunnya...menjadi penghias tangkai. Daun berbentuk minimalis, tak menghalangi kumbang ataupun lainnya yang hendak menyambangi
Cukup satu kali dalam satu hari perlu kau siram dengan air, butuh beberapa minggu pula kau harus menunggu tumbuhnya mahkota yang sempurna, namun hanya dalan hitungan jam mahkota itu gugur dengan sendirinya
Tapi tak perlu khawatir..masih ada mahkota2 yang jadi penerus mahkota layu..begitu alurnya, begitu seterusnya selama mawar itu benar-benar hidup
Dengannya..jagalah keindahan mahkota itu..nikmatilah keindahan dan wewanginya, karna mawar satu dengan yang lainnya tak sama
Dengan itu..biarlah mawar itu tumbuh menyesuaikan alam. Jangan coba kau paksa mawar untuk segera bermekar, jangan pula kau hanyutkan keindahannya untuk sekedar ingin...ingin memiliki...ingin membawa pergi
Bagaimana jika mawar itu layu... jika hanya layu, namun jika melukaimu?
Ingatkah mawar mempunyai duri, tak perlu takut akan itu.
Duri itu untuk melindunginya dari tangan2 jahat..dari tangan2 yang tega memetiknya tanpa rasa
Jika tak ingin tertusuk atau terluka atau tersayat durinya, jangan pernah kau coba memetik mawar itu dengan kesengajaan tanpa tahu setelah itu harus bagaimana
Mawaaarr....dengan mahkota anggun dan harum..dengan duri untuk melindunginya
Tetaplah pada keindahannya...jangan biarkan kau tersakiti dan menyakitinya.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar