Ego, ambisi, emosi.
Setiap manusia punya.
Namun kesabaran, setiap manusia belum tentu sama.
Sabar untuk apa dan siapa?
Untukku dan diriku.
Ego ku yang hanya menilai dari satu sisi apa yang sedang kualami.
Ambisi ku.
Terlalu ingin memilikimu, yang lupa konteks kemana manusia akan kembali di hari akhir.
Dan emosi.
Menata ucap dan sikap. Untuk saling menjaga komunikasi di antara jarak, kepentingan, kesibukan, kehidupan, lingkungan.
Yang berbeda.
Satu tujuan di sini, usaha dan doa.
Sabar dan ikhlas.
Berjuang dan diperjuangkan.
Semua atas kehendak Allah.
Tetap berharap kepada Allah.
Ikuti kata hati tidak dengan emosi.
Cukup doa dan sabar, karena bersabar pun berarti berjuang.
Menunggu ketepatan waktu mendapat ridho Allah, dengan seseorang yang tepat yang telah diridhoi Allah.
Amin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar