Hidup...kehidupan...apapun selama kita masih bernyawa, segala sesuatu yang ada dalam prosesnya, bagaimana menjalaninya, seperti apa yang selayaknya, apa yang menjadi alasan mempertahankannya, sebagaimana tujuannya...inti dari semua adalah sederhana & bermakna.
Sederhana.
Tidak mewah, tidak mencolok, tidak banyak ba-bi-bu, tidak ada sensasi, tidak berlebihan, tidak angkuh, tidak serakah, tidak harus terkenal.
Bermakna.
Ada arti, ada manfaat, ada kesan, ada tujuan, ada kesempatan, ada keseimbangan, ada kenangan, ada kejelasan, ada pengertian, ada hubungan.
Hidup ini hanya sementara. Kekalnya bukan di dunia. Dengan kata sederhana & bermakna, semoga kelangsungan hidup ini bisa menjadi ujung bahagia. Karena ingat, hidup di dunia ini berujung, ada batas sesuai jatah umur.
Antara air dan darat, antara langit dan bumi, antara siang dan malam, antara kaya dan miskin, antara sakit dan sehat, antara hidup dan mati. Tuhan yang mengatur. Tuhan sudah mengatur. Tuhan selalu mengatur untuk makhluk-Nya.
Wah, bagus nih.
BalasHapusTak tambahin satu lagi, menjalani hidup tidak perlu tergesa-gesa. Kalau memang lebih baik berhenti sejenak, kenapa harus memaksakan diri? Semua udah ada yang mengatur.
setuju semoga kita lebih bermakna bagi sesama aamiin...salam kenal yaa..
BalasHapusAmin..terima kasih, salam kenal kembali :)
BalasHapus